Mentari tiada bosan lelah
hangatkan jiwaku nan lesu
Jalani hidup sama dan kesenangan hati
Demi menyambungkan hariku dengan hari berikutnya
Dalam siklus kehidupan ini yang tiada tahu kapan akhirnya
Aku berpacu di jalan panjang siap menyambut langit angkasa
Disambut senyuman mentari pagi dari kejauhan
Menemani kesunyian di antara awan
putih
Fajar hingga siang menjemput tak ada sadar diri ini
Hanya badan jadinya lelah di akhir
Angin menerpa badan ini hingga
tari-tarian tak aturan di langit bebas
Langit luas namun tak beruang
untuk kesalahan
Otot dan besi menyatu menjadi
satu tujuan
Nyawa umat manusia di genggaman
tangan
Kulirik dengan bola mataku ke
bawah awan
Rindu akan dentuman lagu keras
kuinginkan
Menggetarkan jantung ini tiada
akhir
Karena di sini sunyi adanya
tenang selalu
Hinggaku menjejakkan di kulit
luar bumi akhirnya
Kunikmati lantunan musik
penyemangat jiwa
Membugarkan segala diriku yang
lemah dan mati
Hingga kembali merindukan keadaan
di atas awan
Karenanyalah di sini suara dan
suara menyelimuti tubuhku
Posted by
Pile A Lot
0 comments :
Post a Comment