Mencari bulan di siang hari
Beginilah kisah banyakan di suatu waktu
Hai
gadis manis yang di sana
Kelak
kah engkau menjadi milikku nantinya
Pertanyaan
konyol tertuang dalam benak setiap bujang
Di
masa muda saat beranjak puluhan yang kedua
Jangan
tanyakan alasan cinta padamu
Karena
tiada yang tepat jawaban kan kuberi
Katakan
saja sedia denganku
Janjiku
kau bisa pegang akan bahagia denganku
Aku
berkain tipis putih kekotoran lumpuran ayam
Bawahan
hitam seperti tukang las besi
Senyum
tak manis bahkan jijik rasanya menatapku
Itu
adanya aku, tak ada apapun
Ku
mengejarmu hingga lautan terakhir
Hingga
kamu melompat ke langit tertinggi
Hinggaku
tak sanggup menggapai dirimu yang jauh
Dan
kusadari aku tak sanggup menggapai dirimu
Di kejauhan sana kamu menggandeng pria kelas tinggi setinggi langit di atas bumi
Aku
tersenyum kecil ..
Kukira
kau yang menjadi milikku
Aku
tahu aku tak bisa terbang hingga langit tertinggi
Karena
batasku hanyalah 41.000 kaki
Kuterbang
di bawah itu untuk melihat dunia ciptaan Tuhan bersamaku
Namun
kau malah memilih yang lain, yang justru tak mampu melihat dunia sekitar
Sejak
itu dia aku siapa dan aku sudah meninggalkannya..
Inilah
kisahku beberapa bulan yang lalu..
Dear pecinta aviasi,
Inilah aku ..
Penjelajah dunia dari ujung hingga ujung
Memandang bumi di atas langit surga
Tiada hari sekolah lagi melain liburan tak terbatas
Berkawan dari belahan dunia menyatukan umat manusia
Semangat setiap saat bidadari surga menemani hingga akhir perjalanan
Namun ..
Inginku hidup seperti mereka dalam rumah idaman
Sedangkan disini meraba langit dua lima jam sehari
Inginku menikmati kursi di atas awan yang kubawa sendiri setiap waktu
Inginku memuji Pencipta di hari Minggu menikmati hidup dengan buah hati sedangkan kenyataan aku entah di mana berada hari apapun
Inginku dalam pelukan pasangan tercinta tanpa terpikir persiapan menuju langit sedangkan ini terpisah jarak tak sedikit jauh
Inginku bertukar kisah dengan mama dan adik tercinta tentang bidadari surga yang terbang bersamaku sedangkan waktu tak pernah menemukan kami
Inginku kenalkan bidadari kepada mereka sedangkan ini hanyalah hinaan tanpa alasan seakan bidadari adalah setan hina
Inginku menangis saat melihat penumpang sekeluarga tenteram dalam kursi kelas utama sedangkan aku terpisah dan nyaris hancur tak berayah
Inginku membina cinta suci hingga pelaminan tiba sedangkan ini hanyalah tuntutan hiperbola yang menyudahi hubungan kembang tak jadi
Inginku hidup lebih lama karena setiap saat kematian bisa saja terjadi dan kerinduan masih tertunda saat kuberada di langit
Inginku kalian tahu.. Aku seorang pengemudi udara dan pelayan langit yang berusaha menutupi rasa-rasa itu dibalik senyuman manis dan keramahan
Inilah aku..
Siapkah kalian menghadapi tantangan ini?
Hai,
gadisku calon masa laluku
Kerak
hubungan suci kan berakhir di hempasan ombak kabungan
Sela-sela
heningan malam bisikan cerita sesaat tahun lalu
Ingatkah
akan semua telah berlalu dalam perjanjian yang terikat dalam lekatan tubuh
berhati ketulusan ini
Mencintaimu dengan cara sepertiku lakukan tak ada lelaki mampu yang lain menyaingi
. . .
Sentuhan jemari di lekukan tiap titik indah tubuhmu terucap syukur mendalam tak
terhenti
Dekapan
peluk mesra hangatkan jiwa dan hati yang dingin
Lidah
terpagut saling mengunci satu sama lain membentuk ikatan tak akan pernah
terlepaskan
Gigitan
sentakkan jantung dan darah yang lemas, menggetarkan semangat bagai bangun pagi
Angin
nafasmu menyejukkan emosi negatif yang kelak terjamur
Kata-kata
yang terucap di setiap getaran pita suara meyakinkan ini adalah cinta sejatiku
Tapi benarkah seperti itu?
Tidak..
aku sekarang jatuh dalam neraka cinta tak benderang
Aku
lelah.. namun tak mau berakhir sudah
Haruskah
dari 0 kembali ketika sudah mencapai 100 momen cinta dalam hidupku?
Haruskah
aku menahan laju lari cintaku ketika aku sudah berada di kecepatan tak terbatas
untuk menembus hari jadi kita di tahun berikutnya?
Haruskah aku merelakan yang sudah terbangun hancur oleh rayap-rayap perasaan
pribadi?
Jangan..
Jangan lakukan itu..
Kecuali
kamu tidak menginginkan aku lagi..
Aku akan rela..